Yusi Tyroni Mursityo

Few word and scratch from me

  • Who am i?

    Yusi Tyroni Mursityo. Male. Indonesian. And proud to be Indonesian.

    Previously studying in Universiteit Twente, Netherlands

  • April 2019
    M T W T F S S
    « Mar    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Meta

  • Blog Stats

    • 21,978 hits
  • Powered by

    Orang Indonesia

    im pisces

    Blog Indonesia

    I Love Wordpress Indonesia

    Firefox 2

    Get Thunderbird!

  • free counters

Archive for the ‘pariwisata’ Category

Enschede-Gronau-Munster-Frankfurt-Dubai-Jakarta

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on July 17, 2009

Huff…

Perjalanan panjang dimulai dari stasiun Enschede(NL) ke Stasiun Gronau(GER) (11 menit) dilanjutkan ke Stasiun Munster(GER) (1 jam) menggunakan kereta ekonomi <sekelas KA.Prambanan atau malah lebih bagusan ya?>, oper lagi ke kereta IC/ICE menuju stasiun Frankfurt(GER) (3 jam). Berhubung di Frankfurt stasiun, terminal dan bandara jadi satu jadi gak perlu oper2 lagih –standard european airport; kapan ya di indo semuanya teringrated kayak gini?–. Eh, naek bus bandara antar terminal aja sih :). Alhamdulilah ada Pak Wien yang sudah pernah lewat jalur ini jadi rada santai 😀 matur nuwun ya Pak..

Setelah proses imigrasi dan lain2, kebetulan tujuan dan jadwal keberangkatan kami sama ke Jakarta tetapi karena beda airlines ya pisah dech.. So, perjalananku dilanjutkan dengan Emirat Airlines(6,5 jam), transit di Dubai (4 jam) sekalian jalan2, diteruskan lagi ke Jakarta (8,5 jam). capexx….

Ngirit biaya tapi lamaa banged sampainya. like a wise man says “no pain no gain”.

Advertisements

Posted in enschede, netherlands, pariwisata, Travelling | Leave a Comment »

I’m back…

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on May 15, 2008

hmm.. dah lama juga ya gak ngisi blog ini….

kebanyaken jadwal nuker ngajar yang ditinggal untuk nikah.. 🙂 apalagi proses aplikasi beasiswa yang lumayan menyita waktu. Apalagi akses speedy sudah diputus, karena biaya yang membengkak.. mendingan buat ongkos transport ke jakarta.. (hik.. istri masih kerja di sana, blom bisa mutasi 😦 ) belom lagi rencana BBM yang akan dinaikkan pemerintah.

Anyway, dari statistic view sepertinya festival malang kembali merupakan berita yang sangat ditunggu, kemudian banyak juga yang tanya mengenai aplikasi legacy untuk menyusun silsilah keluarga.

Well, untuk FESTIVAL MALANG KEMBALI tahun ini akan diadakan lagi dari tanggal 22 – 25 mei 2008 disepanjang jalan ijen

Festival ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun kota malang, setelah festival Lampion, Pekan Raya Malang, dan Gerak jalan Turen-Malang. Jadi mulai sekarang ayo siap-siap datang ke Festival Malang Kembali 2008 dan jangan lupa siapkan baju tempo doeloe, karena itu adalah dress code wajib festival ini yang akan membawa kita kembali ke taoen 40an.

<< tapi sepertinya konsep festival ini mulai ditiru di jakarta, sepertinya sih dengan nama Kampung Tempo Doeloe, semoga dengan adanya saingan acaranya yang ada akan semakin berkembang, dirgahayu Malang>>

Dress code yang cocok :

Busana Tradisional :
Cowok – batik, surjan (baju jawa motif lurik), blangkon, udheng, caping, celana batik, celana hitam gombrong.
Cewek – kebaya ibu-ibu pedesaan, kebaya gadis desa, kebaya ibu-ibu madura (yang diiket ujungnya), kebaya encim cina.
Atau baju-baju adat jawa juga boleh.

Busana era 40an :
Cowok – busana pejuang 45, tentara belanda, tentara jepang juga boleh, kaos putih + kalungan sarung, mandor belanda, busana ala sinyo Belanda.
Cewek – kebaya modern + rok batik/sewek, rambut dikepang, sanggul juga boleh, Busana ala Nonik Belanda.
Dilengkapin sekalian bawa sepeda onthel, bawa lampu ublik (ha ha ha ha).
Pokoknya yang bisa membuat suasana seperti di taoen 40an, jaman tempo doeloe.

Sekedar momentum untuk mengingatkan kebudayaan kita pada generasi muda kita.

Djangan sampai ketinggalan yatjh… penasaran juga nitjh.. atjara taoen ini bagaimana ya..

Sepertinya harus ngabarin si Patrick nih.. (baca di Goodbye Surabaya)

Untuk aplikasi legacy … karena banyak yang berminat cara penggunaannya, mungkin akan saya buat tutorial sederhananya ( kapan?? tunggu saja! semoga saja gak lama 🙂 )

Posted in malang, pariwisata, Tourism, Umum | 4 Comments »

Tahun Baru Di Jogja

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 3, 2008

JOgja.. never ending asia..

Wahana masih buka… (heran? padahal sekarang pemerintah sedang gembar-gembor penegakan HAKI) dan masih banyak rental software bajakan di sekitaran JaKal.. Why?

Yang jelas taun baru 2008 cuman nongkrong di rumah Arin bersama Novi, Jeng Rina, Dea (bakar jagung sendirian di rumahnya) ama honey 🙂

Thanks buat temen2 kost lama yang masih mau ngasih tumpangan nginep… ! Kapan2 lagi ya.. <Adi, Budi, Guntur, Sauqi, Irwan, Gondronk, Ari, Yoke, Yopie, n yang baru blom hafal.. 🙂 > maap gak ikutan taon baruan di kostan.. yg penting dah nyumbang khan.. he he he

Posted in pariwisata, Tourism, Travelling | 2 Comments »

Laporan akhir tahun 2

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 2, 2008

My second report about transport ticket from Malang to Jogja. Seperti di iklan rokok yang lagi in skrg, “jogjaaa….”

Akhir tahun ini ada musibah banjir bandang yang mengakibatkan Solo-Ngawi terendam. Jalur transportasi terputus total.. Dari madiun ke Ngawi tarif yang biasanya Rp 5.000,- naek 10 x lipat. Astaghfirullah.

Kalo sebelumnya bus ekonomi terus, skrg lebih bervariasi. 🙂 Subuh-subuh berangkat ke stasiun Lawang untuk mengejar dan naik kereta ekonomi penataran tujuan Surabaya Gubeng jam 5 pagi. Tiket Rp. 4.500,- Rencananya sih mau oper Sancaka bisnis tujuan Jogja, but semua berubah setelah kereta telat masuk ke stasiun Gubeng. Setelah nanya2, diberi tahu oleh petugas KA kalau harusnya tadi turun di Wonokromo! karena Sancaka Pagi berhenti di Wonokromo. There’s no new information about that.. atau karena sudah kelamaan gak ke jogja sich… 😦 Luckyly… banyak temennya ha ha ha ha… hik 😦

Kereta selanjutnya adalah Bima, tapi gak jadi naek karena kemahalan. Langsung aja ke Bungurasih, naik angkot lyn N Rp. 2.500,- turun di Wonokromo, terus oper bus kota ke Bungur Rp 3.000,- capeek dech. Tarip peron terminal masih 200perak (harus hati-hati ngitung kembalian karena petugasnya nakal2).

Masuk terminal pemberangkatan antar kota langsung aja masuk bus patas Mira tujuan Jogja (sok pede lagi). Eh.. di dalam bus ada penjual minuman teriak2.. “Beli minumnya mas/pak/mbak/bu! perjalanannya panjang… karena lewat Semarang loh!” Waaduuh.. koq lewat Semarang? Penjual air tadi langsung ku interogasi… dan konfirmasi ke kondektur memang benar… “jalur Solo putus mas, kita lewat Pantura, Semarang, waktu tempuh gak bisa ngira2 mas! Tarip 80rebu”. Buyar deh semua rencana…

Ah daripada susah, langsung aja naek bus ekonomi ke Madiun. Tujuan utama mengejar Sancaka Sore dari Madiun. Setelah take a break sorenya melanjutkan perjalanan ke Stasiun Madiun. Kali ini sudah ada barengan, trus nembak diatas langsung ke kondektur Sancaka Rp 60.000,- untuk bertiga … he he he.. 🙂 lumayan <<keamanan madiun kuetat banget, karena barengan sudah kenal ama PM, so dapet free access>> Jogja … here i come..

Selanjutnya tahun baruan di JOgja… 🙂

ps : barengan — > Lusy ama Ibu’ Madiun 🙂 thanx ya Lus..

Posted in pariwisata, Tourism, Travelling | Leave a Comment »

Laporan akhir tahun

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on December 27, 2007

Mendengar berita akhir-akhir ini tampaknya harga minyak internasional semakin naik. Kita-kita pasti kena dampaknya juga. Jaga-jaga saja harga bensin dan solar naik, otomatis semua harga akan terkatrol naik. 😦

Sebelum harga2 naik, mendingan jalan-jalan aja dulu sambil check harga angkutan umum. Hari ini jalur malang ke madiun.. 🙂

Tarif angkot jauh-dekat di seantero Malang Rp. 2.000,- kecuali diatas jam 8 malem dari landungsari kemanapun tambah Rp. 1.500 (bisa lebih, tergantung sopir).

Jalur berangkat: Bus ekonomi dari term. landungsari ke jombang Rp 12.000,- (Puspa Indah<monopoli nih>; turun di Randu sama saja – harusnya kurangin dikit ya..) +- 2,5 jam, dilanjutkan dari Randu ke Madiun Rp. 9.000,- (semua bus tujuan madiun/ponorogo/solo/jogja – paling2 beda 500 perak) +- 2 jam.

Jalur Pulang : Kali ini lewat jalur lain karena sudah malem (bis jombang-malang hanya sampai jam 7 malam) , langsung tujuan surabaya Rp. 17.500,- (ekonomi Sumber Kencono/Eka-Mira/Akas – semua punya kartu langganannya tapi gak bisa dapet diskon karena weekend 😦 he he he.. ) +- 3,5 jam, dari surabaya ke singosari Rp. 8.000,- kalau ke malang nambah seribu perak +- 2 jam. 🙂

Semuanya jalur ekonomi .. murah.. tapi capekk..

Posted in pariwisata, Tourism, Travelling | Leave a Comment »