Yusi Tyroni Mursityo

Few word and scratch from me

Archive for the ‘netherlands’ Category

Enschede-Gronau-Munster-Frankfurt-Dubai-Jakarta

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on July 17, 2009

Huff…

Perjalanan panjang dimulai dari stasiun Enschede(NL) ke Stasiun Gronau(GER) (11 menit) dilanjutkan ke Stasiun Munster(GER) (1 jam) menggunakan kereta ekonomi <sekelas KA.Prambanan atau malah lebih bagusan ya?>, oper lagi ke kereta IC/ICE menuju stasiun Frankfurt(GER) (3 jam). Berhubung di Frankfurt stasiun, terminal dan bandara jadi satu jadi gak perlu oper2 lagih –standard european airport; kapan ya di indo semuanya teringrated kayak gini?–. Eh, naek bus bandara antar terminal aja sih :) . Alhamdulilah ada Pak Wien yang sudah pernah lewat jalur ini jadi rada santai :D matur nuwun ya Pak..

Setelah proses imigrasi dan lain2, kebetulan tujuan dan jadwal keberangkatan kami sama ke Jakarta tetapi karena beda airlines ya pisah dech.. So, perjalananku dilanjutkan dengan Emirat Airlines(6,5 jam), transit di Dubai (4 jam) sekalian jalan2, diteruskan lagi ke Jakarta (8,5 jam). capexx….

Ngirit biaya tapi lamaa banged sampainya. like a wise man says “no pain no gain”.

Posted in Travelling, enschede, netherlands, pariwisata | Leave a Comment »

Mudik ke Indo :D

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on July 14, 2009

Ujian dah pada selesai (masih ada 2 lagi yg disimpen buat akhir agustus) … persiapan beli oleh2 coklat n pernik2 dah cukup…pokoknya pulang sebulan ke indo :D

istriku… aku pulang….

Posted in Travelling, enschede, netherlands | Leave a Comment »

first snow..

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on November 21, 2008

Sudah 2 hari ini sepeda ditinggal di kampus. Bannya bocor, kalo di Indonesia sih g akan ada masalah. Bengkel bercecer dimana-mana. Alhamdulillah banyak yg mau membantu.. Thanks for Liam, Syafri dan Wenny atas usahanya dan mau direpoti.. :) main problem is pentil bannya itu yg g standar, anginnya susah masuk. :(

Akhirnya terpaksa dibawa ke toko+bengkel tempat dulu beli di kanalstraat, 20menit jalan kaki dari kampus. Jalannya insyaAllah g masalah, tapi kenapa harus hujan salju hari ini hiks… Padahal menurut primbonnya wenny (yahoo weathercast) salju baru turun besok :) )

Parah.. di saat temen-temen bisa menikmati salju pertama mereka di balik jendela, saya harus berjalan menerjang dinginnya hujan salju dan melawan angin yang semakin tak bersahabat.. didramatisir nih.. :)

Sesampainya di bengkel, hanya ada rasa cemas… ongkosnya habis berapa ya? karena menurut info temen-temen disini ongkos tambal ban mahal. Setelah dilihat sebentar, diberitahu kalau pentilnya agak khusus dan butuh extension khusus (seperti rambut aja nih). kemudian diisi angin dan disimpulkan kalau bannya bocor besar pas dibawah pentil.. hiks otomatis harus ganti ban dalam.

Oke. semuanya selesai tapi hujan salju semakin menggila di luar sana. Kemudian mulai conversation dengan si belanda:
me: “how much?”
belanda : “500 euro!”.
me : (dalam hati “What!!! gila”) “Are you sure sir?” (kutegaskan lagi).
belanda : “All right, 5 euro than! is it okey with you?”.
me : (Huh, tentu saja ok Sir..) “that’s better, 5 is fine,  500.. I don’t have that much money?”.
belanda : “He he I’m just kidding :) , I don’t even have that much money!”
“You’re going back to campus?”
me : “he eh, yes!”
belanda: “watch yourself then, the weather is not predictable in here! in this season there will be no income for me!”
me : “ok thank you very much”

Duh si bule dah hampir bikin jantungan aja. Ternyata ngajak bercanda.. di musim dingin, bersalju seperti ini siapa juga yang mau beli sepeda.

Perjalanan ke kampus, semakin menyakitkan. hujan salju semakin deras, dan angin tidak bisa diajak kompromi… wussshh.. sudah g bawa jas hujan, basah semua. Sesampai di kampus, cari makanan+minuman hangat dan duduk di dekat pemanas supaya bisa ngeringin celana ha ha ha.. Sholat Jum’atan pun nempel di dekat pemanas (waktunya dah mepet, pulang juga g sempat) hi hi hi..

Perjalanan pulang sudah mendingan… sudah g bersalju. Tapi tetap dingin.. brr

Posted in Umum, enschede, netherlands | 3 Comments »

First Impression di negeri tetangga..

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on October 29, 2008

12 jam perjalanan menggunakan Malaysian AirLines cukup melelahkan juga. Masih lumayan karena ada 3 teman sesama student dari Indonesia yang bisa diajak mengobrol. Thanks buat Adi (dari UI utk S2 di Mastricht), Sulis dan Faraqqa (dari DEPTAN utk S2 di Wageningen). Makes time fly. Sempat transit juga di Kuala Lumpur Airport, Malaysia. Bersih, canggih, indah itu kata yang bisa menggambarkan bandara ini. Disini ada taman hidup di tengah2 bandara, jalur kereta api yang menyatu di lantai yang sama. Akses ke surau menggunakan lift meski hanya 1 lantai keatas. terus lanjut.. nambah 2 temen student lagi dari PU dan LIPI.

Nah sesampai di Schipol, Belanda ketemu lagi dengan kandidat PHd Belgia Pak Robert, Pak Bayu dan Pak Arin yang transit di Amsterdam. Alhamdulillah meskipun belum ada yang menjemput, karena ada mereka jadinya tidak terlalu asing. Sepi karena masih pagi dan disambut dengan suhu 2 derajat. brrr… autumn.

Kebetulan ada Dina (Komunikasi UNAIR) dari DenHaag yang sudah berbaik hati menjemput di Schipol, dan memberikan briefing singkat about everything need to know in Netherlands. Bought me a train ticket to Enschede. Nice, disini jalur kereta juga menyatu dengan airport. Gak bisa ngantar sampe tujuan karena siangnya masih ada kuliah. It’s enough 4 me. Thanks ya Din. :)

Kereta hanya ada kelas 1 dan kelas 2 (ekonomi), menyatu di lokomotif yang sama. harganya terpaut jauh, tapi fasilitas hampir sama. €23.80 untuk gerbong kelas 2 IC (InterCity) sekali jalan tujuan Enschede, dan kereta jalan tiap beberapa menit.  On time. 2 jam perjalanan.

Sesampai di Enschede, dah ada Fuad (FAPERIK UB utk S2 di ITC) yang menjemput dengan senyumnya :) )  Keluar dari station pemandangannya adalah sepeda pancal (fietsen) yang berjajar-jajar, dan terminal bus (jalan tiap 20 menit, on time ada penumpang atau tidak) dengan armada sekelas busway di Jakarta. Dingiin…

Akhirnya sampai juga di Enschede. One thing 4 sure is, belajar minum dari air kran.. karena air kran disini sudah layak minum, g perlu direbus lagi.

Info : – orangtua di pedesaan biasa menyebut sepeda motor brompit, sepertinya berasal dari bahasa belanda untuk fiets dan broom untuk suara mesinnya.. broomfiets :)

Posted in Travelling, Umum, netherlands | 3 Comments »