hmm.. dah lama juga ya gak ngisi blog ini….
kebanyaken jadwal nuker ngajar yang ditinggal untuk nikah..
apalagi proses aplikasi beasiswa yang lumayan menyita waktu. Apalagi akses speedy sudah diputus, karena biaya yang membengkak.. mendingan buat ongkos transport ke jakarta.. (hik.. istri masih kerja di sana, blom bisa mutasi
) belom lagi rencana BBM yang akan dinaikkan pemerintah.
Anyway, dari statistic view sepertinya festival malang kembali merupakan berita yang sangat ditunggu, kemudian banyak juga yang tanya mengenai aplikasi legacy untuk menyusun silsilah keluarga.
Well, untuk FESTIVAL MALANG KEMBALI tahun ini akan diadakan lagi dari tanggal 22 – 25 mei 2008 disepanjang jalan ijen…
Festival ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun kota malang, setelah festival Lampion, Pekan Raya Malang, dan Gerak jalan Turen-Malang. Jadi mulai sekarang ayo siap-siap datang ke Festival Malang Kembali 2008 dan jangan lupa siapkan baju tempo doeloe, karena itu adalah dress code wajib festival ini yang akan membawa kita kembali ke taoen 40an.
<< tapi sepertinya konsep festival ini mulai ditiru di jakarta, sepertinya sih dengan nama Kampung Tempo Doeloe, semoga dengan adanya saingan acaranya yang ada akan semakin berkembang, dirgahayu Malang>>
Dress code yang cocok :
Busana Tradisional :
Cowok – batik, surjan (baju jawa motif lurik), blangkon, udheng, caping, celana batik, celana hitam gombrong.
Cewek – kebaya ibu-ibu pedesaan, kebaya gadis desa, kebaya ibu-ibu madura (yang diiket ujungnya), kebaya encim cina.
Atau baju-baju adat jawa juga boleh.
Busana era 40an :
Cowok – busana pejuang 45, tentara belanda, tentara jepang juga boleh, kaos putih + kalungan sarung, mandor belanda, busana ala sinyo Belanda.
Cewek – kebaya modern + rok batik/sewek, rambut dikepang, sanggul juga boleh, Busana ala Nonik Belanda.
Dilengkapin sekalian bawa sepeda onthel, bawa lampu ublik (ha ha ha ha).
Pokoknya yang bisa membuat suasana seperti di taoen 40an, jaman tempo doeloe.
Sekedar momentum untuk mengingatkan kebudayaan kita pada generasi muda kita.
Djangan sampai ketinggalan yatjh… penasaran juga nitjh.. atjara taoen ini bagaimana ya..
Sepertinya harus ngabarin si Patrick nih.. (baca di Goodbye Surabaya)
Untuk aplikasi legacy … karena banyak yang berminat cara penggunaannya, mungkin akan saya buat tutorial sederhananya ( kapan?? tunggu saja! semoga saja gak lama
)





