Yusi Tyroni Mursityo

Few word and scratch from me

  • Who am i?

    Yusi Tyroni Mursityo. Male. Indonesian. And proud to be Indonesian.

    Now studying in Universiteit Twente, Netherlands

  •  

    June 2012
    M T W T F S S
    « Jan    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Meta

  • Blog Stats

    • 15,772 hits
  • Powered by

    Orang Indonesia

    im pisces

    Blog Indonesia

    I Love Wordpress Indonesia

    Firefox 2

    Get Thunderbird!

  • free counters

Archive for the ‘malang’ Category

I’m back…

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on May 15, 2008

hmm.. dah lama juga ya gak ngisi blog ini….

kebanyaken jadwal nuker ngajar yang ditinggal untuk nikah.. :) apalagi proses aplikasi beasiswa yang lumayan menyita waktu. Apalagi akses speedy sudah diputus, karena biaya yang membengkak.. mendingan buat ongkos transport ke jakarta.. (hik.. istri masih kerja di sana, blom bisa mutasi :( ) belom lagi rencana BBM yang akan dinaikkan pemerintah.

Anyway, dari statistic view sepertinya festival malang kembali merupakan berita yang sangat ditunggu, kemudian banyak juga yang tanya mengenai aplikasi legacy untuk menyusun silsilah keluarga.

Well, untuk FESTIVAL MALANG KEMBALI tahun ini akan diadakan lagi dari tanggal 22 – 25 mei 2008 disepanjang jalan ijen

Festival ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun kota malang, setelah festival Lampion, Pekan Raya Malang, dan Gerak jalan Turen-Malang. Jadi mulai sekarang ayo siap-siap datang ke Festival Malang Kembali 2008 dan jangan lupa siapkan baju tempo doeloe, karena itu adalah dress code wajib festival ini yang akan membawa kita kembali ke taoen 40an.

<< tapi sepertinya konsep festival ini mulai ditiru di jakarta, sepertinya sih dengan nama Kampung Tempo Doeloe, semoga dengan adanya saingan acaranya yang ada akan semakin berkembang, dirgahayu Malang>>

Dress code yang cocok :

Busana Tradisional :
Cowok – batik, surjan (baju jawa motif lurik), blangkon, udheng, caping, celana batik, celana hitam gombrong.
Cewek – kebaya ibu-ibu pedesaan, kebaya gadis desa, kebaya ibu-ibu madura (yang diiket ujungnya), kebaya encim cina.
Atau baju-baju adat jawa juga boleh.

Busana era 40an :
Cowok – busana pejuang 45, tentara belanda, tentara jepang juga boleh, kaos putih + kalungan sarung, mandor belanda, busana ala sinyo Belanda.
Cewek – kebaya modern + rok batik/sewek, rambut dikepang, sanggul juga boleh, Busana ala Nonik Belanda.
Dilengkapin sekalian bawa sepeda onthel, bawa lampu ublik (ha ha ha ha).
Pokoknya yang bisa membuat suasana seperti di taoen 40an, jaman tempo doeloe.

Sekedar momentum untuk mengingatkan kebudayaan kita pada generasi muda kita.

Djangan sampai ketinggalan yatjh… penasaran juga nitjh.. atjara taoen ini bagaimana ya..

Sepertinya harus ngabarin si Patrick nih.. (baca di Goodbye Surabaya)

Untuk aplikasi legacy … karena banyak yang berminat cara penggunaannya, mungkin akan saya buat tutorial sederhananya ( kapan?? tunggu saja! semoga saja gak lama :) )

Posted in malang, pariwisata, Tourism, Umum | 4 Comments »

Slide showku…

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on February 14, 2008

latihan buat slide show..!

Posted in malang | 4 Comments »

Reepottt

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 30, 2008

DAlam beberapa minggu ini kerjaan numpuk semua. Koordinator Kesekretariatan Seminar Nasional, buat soal ujian akhir, menilai hasil ujian, memberi nilai akhir, menguji seminar proposal mhs s1, seminar tugas akhir d3, rapat, mengurus beasiswa DIKTI, +++ ….

Alhamdulillah, sebagian sudah terlaksana dengan baik.. :)

Posted in malang | 1 Comment »

Mbenerin rumah…

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on November 19, 2007

2 minggu yang lalu rumah diserang angin puting beliung yang cukup hebat. Alhamdulillah, cuman 4 genteng depan melorot. Tapi ketika berusaha naik n mbetulin posisi genteng, tiba2 atap carport roboh.. bruaaak… mana motor lagi kuparkir dibawahnya. :( hik.. kaca spedometer pecah, body motor lecet2. (Di AHASS kaca baru Rp 30.000, ongkos pasang Rp. 7.000)

Setelah survey sana-sini, akhirnya dapet juga tukang dari petungsewu (deket PetungSewu Wildlife Education Conservation) yang lumayan handal. Bayangin aja, dalam sehari kerja sendirian bisa mbenerin wuwung(ngangkat kayu usuk sendirian, melapisi bagian atasnya), repair carport , nambal bagian2 rumah yang gak bener.

Damage cost hari ini

kayu usuk (untuk wuwung, 3 meter) : Rp.50.000,- (nego sama toko bangunan :) )
kayu ukuran kusen 4 meter (2 biji)    : Rp.50.000,-
semen 10 kg  : Rp.10.000,-
paku usuk 1/4 kg : Rp. 3.000,-
plamir 2kg : Rp.10.000,-
selang 5m (sekalian buat nyiram2) : Rp.20.000,-
genteng asbes : Rp.98.500,-
kapi : Rp. 3.000,-
ongkos tukang : Rp.35.000,-
kopi : Rp. 0 (udah ada simpenan kopi+gula)
makan siang (porsi kuli :p) x 2 : Rp. 7.000,-
PP petungsewu-malang : +- 1,5 liter bensin sekalian jalan2. (karena baru kenal dan belum tahu rumah..)

TOTAL JENDRAL sekitar Rp 300 ribuan.

kalau ada yang butuh … tak kasih full rekomendasi, namanya Pak Nur. Yang penting rumahku dah kelihatan cakep lagi…. :)

Posted in malang, Umum | 3 Comments »

Kembali ke Malang

Posted by Yusi Tyroni Mursityo on June 26, 2007

Last day in Jakarta. Keliling di sekitaran BlokM, makan2 berdua, ngobrol. Dan persiapan kembali ke malang. Naik busway lagi dari BlokM, oper di harmony (kali ini benar-benar extra crowded, seperti nonton konser musik. berdiri, panas, gerah, berjubel, low oxygen). Mana nih janji petinggi dki yang menyatakan waktu tunggu maksimal 5 menit? i’ve been here almost an hour, and i’m still standing on the line.
Alhamdulillah dapet juga, berdiri bukan masalah, yang penting cepat sampai di gambir. Daripada ketinggalan kereta!

Sampai di gambir pas jam 5. Kalo dari sini bisa pilih kereta langsung ke Malang dengan Gajayana atau transit ke Surabaya dulu dengan Bima. But karena harga tiket yang beda 20ribu, akhirnya pilih beli tiket Gajayana. Seperti biasa, pilih yang dekat jendela. Kebetulan lagi sepi, dan bisa memanfaatkan kursi yang kosong untuk selonjoran.. aah..Malang i’m back..

Tapi kali ini kereta tidak telat bahkan sesuai jadwal. tumben?? Seperti sebelumnya di madiun mampir, dan menurunkan titipan dari honey buat adiknya. Dan sebungkus pecel madiun buat perjalanan. Begitu sampai di kota baru kebetulan orangtua sedang keluar bersama Om Wied dan pulang bersama-sama. Alhamdulillah. Back to my daily lives.

Posted in malang, Travelling | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.