Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 30, 2008
DAlam beberapa minggu ini kerjaan numpuk semua. Koordinator Kesekretariatan Seminar Nasional, buat soal ujian akhir, menilai hasil ujian, memberi nilai akhir, menguji seminar proposal mhs s1, seminar tugas akhir d3, rapat, mengurus beasiswa DIKTI, +++ ….
Alhamdulillah, sebagian sudah terlaksana dengan baik..
Posted in malang | 1 Comment »
Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 3, 2008
JOgja.. never ending asia..
Wahana masih buka… (heran? padahal sekarang pemerintah sedang gembar-gembor penegakan HAKI) dan masih banyak rental software bajakan di sekitaran JaKal.. Why?
Yang jelas taun baru 2008 cuman nongkrong di rumah Arin bersama Novi, Jeng Rina, Dea (bakar jagung sendirian di rumahnya) ama honey
Thanks buat temen2 kost lama yang masih mau ngasih tumpangan nginep… ! Kapan2 lagi ya.. <Adi, Budi, Guntur, Sauqi, Irwan, Gondronk, Ari, Yoke, Yopie, n yang baru blom hafal..
> maap gak ikutan taon baruan di kostan.. yg penting dah nyumbang khan.. he he he
Posted in Tourism, Travelling, pariwisata | 2 Comments »
Posted by Yusi Tyroni Mursityo on January 2, 2008
My second report about transport ticket from Malang to Jogja. Seperti di iklan rokok yang lagi in skrg, “jogjaaa….”
Akhir tahun ini ada musibah banjir bandang yang mengakibatkan Solo-Ngawi terendam. Jalur transportasi terputus total.. Dari madiun ke Ngawi tarif yang biasanya Rp 5.000,- naek 10 x lipat. Astaghfirullah.
Kalo sebelumnya bus ekonomi terus, skrg lebih bervariasi.
Subuh-subuh berangkat ke stasiun Lawang untuk mengejar dan naik kereta ekonomi penataran tujuan Surabaya Gubeng jam 5 pagi. Tiket Rp. 4.500,- Rencananya sih mau oper Sancaka bisnis tujuan Jogja, but semua berubah setelah kereta telat masuk ke stasiun Gubeng. Setelah nanya2, diberi tahu oleh petugas KA kalau harusnya tadi turun di Wonokromo! karena Sancaka Pagi berhenti di Wonokromo. There’s no new information about that.. atau karena sudah kelamaan gak ke jogja sich…
Luckyly… banyak temennya ha ha ha ha… hik
Kereta selanjutnya adalah Bima, tapi gak jadi naek karena kemahalan. Langsung aja ke Bungurasih, naik angkot lyn N Rp. 2.500,- turun di Wonokromo, terus oper bus kota ke Bungur Rp 3.000,- capeek dech. Tarip peron terminal masih 200perak (harus hati-hati ngitung kembalian karena petugasnya nakal2).
Masuk terminal pemberangkatan antar kota langsung aja masuk bus patas Mira tujuan Jogja (sok pede lagi). Eh.. di dalam bus ada penjual minuman teriak2.. “Beli minumnya mas/pak/mbak/bu! perjalanannya panjang… karena lewat Semarang loh!” Waaduuh.. koq lewat Semarang? Penjual air tadi langsung ku interogasi… dan konfirmasi ke kondektur memang benar… “jalur Solo putus mas, kita lewat Pantura, Semarang, waktu tempuh gak bisa ngira2 mas! Tarip 80rebu”. Buyar deh semua rencana…
Ah daripada susah, langsung aja naek bus ekonomi ke Madiun. Tujuan utama mengejar Sancaka Sore dari Madiun. Setelah take a break sorenya melanjutkan perjalanan ke Stasiun Madiun. Kali ini sudah ada barengan, trus nembak diatas langsung ke kondektur Sancaka Rp 60.000,- untuk bertiga … he he he..
lumayan <<keamanan madiun kuetat banget, karena barengan sudah kenal ama PM, so dapet free access>> Jogja … here i come..
Selanjutnya tahun baruan di JOgja…
ps : barengan — > Lusy ama Ibu’ Madiun
thanx ya Lus..
Posted in Tourism, Travelling, pariwisata | Leave a Comment »